SEMUA DIA 3 (Sebelas Ilmu Alam dan Dua Belas Ilmu Alam 3)

Hari ini pengumuman kelulusan SMA Negeri 2 Bitung, rasa gugup dan takut bercampur aduk. Guru-guru memberikan surat untuk diberikan kepada orang tua agar dapat mengambil hasil, dengan catatan kami tidak boleh datang ke sekolah. Sebagian besar teman-temanku lebih memilih datang ke sekolah meskipun itu dilarang. Tapi, aku lebih memilih di rumah dan menulis ini. Hahaha.... Ingatan saat kami duduk di kelas maupun di kantin yang selalu bersama-sama membuatku semakin merindukan wajah-wajah mereka. Saat kami mengikuti berbagai kegiatan bersama, kami selalu menghabiskan waktu untuk berfoto ria.

Terkadang kami berkelompok-kelompok dan tak berjalan bersama. Tapi, seiiring berjalannya waktu,kami selalu menghabiskan waktu sampai lupa waktu. Dan mulai besok, kami akan berjalan sendiri-sendiri. Sudah tidak sama-sama seperti 2 tahun yang kami lewatkan bersama. Aku akan sangat merindukan kalian, semoga di kemudian hari, kita bisa berkumpul bersama-sama seperti 2 tahun ini. Miss SEMUA 3 dan DIA 3.
Baca Selengkapnya...

Jumbara Nasional VII

Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke VII dilaksanakan di Propinsi Gorontalo.
Saat itu aku mengikuti seleksi Kota. Jika aku lulus nanti bisa mewakili Propinsi Sulawesi Utara. aku, Veronica Lasut, Tiwi Mangatta dan Sofian Indara mewakili PMR wira Kota Bitung yang lulus untuk mewakili Sulawesi Utara

Sedangkan yang mewakili PMR Madya yaitu Joshua Malohing, Yosua Matiho, Inka Tumbel dan Kharisma Kawengian


Kami mengikuti Training Centre di Markas PMI Daerah Sulut bersama-sama dengan teman-teman dari Manado, Tomohon, Bolaang Mongondow, Minsel,Minut, Mitra dll.

Kami sebagai Propinsi terdekat dengan lokasi perkemahan, tiba di sana pukul 03.00 dini hari.
Di sana kami mendapat angkutan yaitu Bentor

Aku mengikuti beberapa kegiatan, salah satunya Penyuluhan Sanitasi dan Kesehatan Remaja di Panti asuhan terdekat

Kami juga mengikuti Ajangsana antar-Propinsi

dan kami mendapat juara 3 umum
Baca Selengkapnya...

Sibuk memperhatikanmu

Dia sibuk mencatat tulisan-tulisan.

Gerakan tangannya,

kedipan matanya,

bahasa tubuhnya,

Tak kulewati sedetikpun.

Aku sibuk memperhatikan tingkah lakunya menggerakkan kepalaku 45 derajat ke arah kiri.

Hanya untuk menatapnya.

Kuperhatikan lagi dagunya yang runcing itu, sejak tadi ia memegang cuek dagunya.

Hidungnya yang mancung bergerak resah.

Matanya yang redup sayup menelusup ragu mengikuti gerakan tangannya saat menulis.

Pakaiannya sederhana saja.

Berwarna hitam,berlengan pendek.

Wajah itu yang tak sederhana !

Tatapanku menyoroti sudut tempat ia mematung

meskipun itu adalah lapangan yang besar.

Aku masih saja sibuk memperhatikannya

Aku masih saja mengabaikan catatanku.

Beberapa kali aku memperdengarkan suaraku

Sambil bertanya ini itu

Aku memainkan ballpoint berwarna biru kesukaanku, yang setia melekat di jemariku.

Sesekali ia mengarahkan pandangannya ke arahku

memamerkan lengkungan bibirnya yang membentuk sempurna menjadi sebuah senyuman.

Dia tahu kalau sejak tadi aku memperhatikannya.

Sesekali ia mendapatiku memperhatikannya

Sesekali aku membuang muka seakan-akan aku sedang tidak memperhatikannya

Saat kamu semakin sibuk dengan catatanmu

Saat aku masih saja memperhatikanmu.
Baca Selengkapnya...

Delon - Merindumu

tak kurasakan lagi
hangatnya rasa rindu
tak kurasakan lagi
indahnya hidup ini

telah habis rasa
cinta di hati
yg menyelimuti diri

reff: takkan lagi belai lembut tubuhmu
takkan lagi sentuhan bibir manismu
takkan lagi satu di dalam dirimu
ku merindumu

oh kasihku dengarlah seruanku
oh pintaku jangan lupakan diriku
jadikanku kisah manis dalam hidupmu
kau kekasihku

telah habis rasa
cinta di hati
yg menyelimuti diri

repeat reff
Baca Selengkapnya...

Judika - Bukan Dia Tapi Aku

berulang kali kau menyakiti
berulang kali kau khianati
sakit ini coba pahami
ku punya hati bukan tuk disakiti

* ku akui sungguh beratnya
meninggalkanmu yang dulu pernah ada
namun harus aku lakukan
karena ku tahu ini yang terbaik

ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

repeat *

reff:
ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

cintaku lebih besar darinya
mestinya kau sadar itu
bukan dia, bukan dia, tapi aku

begitu burukkah ini
hingga ku harus mengalah

ku harus pergi meninggalkan kamu
yang telah hancurkan aku
sakitnya, sakitnya, oh sakitnya

(cintaku) cintaku
(lebih besar dari benciku) lebih besar dari benciku
cukup aku yang rasakan
(jangan dia) jangan dia
(jangan dia) jangan dia cukup aku

(jangan dia jangan dia) cukup aku
Baca Selengkapnya...

Judika - Aku Tak Begitu

aku tak sempat lagi memikirkanmu
aku tak sempat lagi ingat dirimu
cinta tinggal cinta, aku tak butuh lagi

aku tak mau lagi melihatmu
aku tak mau lagi ingat dirimu
sudah ku putuskan meninggalkan dirimu

aku tak begitu, tak seperti dirimu
khianati aku, melukaiku

suka atau tidak kau harus terluka
bagiku dirimu tak pantas untukku
sudah ku putuskan meninggalkan dirimu

aku tak begitu, tak seperti dirimu
khianati aku, melukaiku, oooo

menangis pun terserah, tertawa pun terserah
kenyataan kau harus ku tinggalkan

aku tak begitu, tak seperti dirimu (tak seperti dirimu)
khianati aku, melukaiku, oooo
aku tak begitu (aku tak begitu, tak seperti kamu)
tak seperti dirimu (tak seperti dirimu)
khianati aku (khianati aku, selalu sakitiku), melukaiku
aku tak mau melihatmu
Baca Selengkapnya...

Glen Fredly - Sekali Ini Saja

Bersamamu
kulewati lebih dari seribu malam
Bersamamu yang ku mau
namun kenyataan yang tak sejalan

Tuhan bila masih ku diberi kesempatan
Izinkan aku untuk mencintanya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biar cinta hidup sekali ini saja

Back To Top

Tak sanggup bila harus jujur
Hidup tanpa hembusan nafasnya

Tuhan bila waktu dapat kuputar kembali
Sekali lagi untuk mencintanya
Namun bila waktuku telah habis dengannya
Biarkan cinta ini... (2x)
hidup untuk sekali ini saja.
Baca Selengkapnya...

Powered by Blogger