Playful Kiss

Details

Judul: 장난스런 키스 / Jangnanseureon Kiss
Juga dikenal sebagai: Playful Kiss, Naughty Kiss
Genre: Romance, sekolah
Episode: 16
Broadcast Network: MBC
Broadcast periode: 2010-Sep-01-2010-Oktober-21
Udara waktu: Rabu & Kamis 21:55
Terkait acara TV: Itazura na Kiss , Ini Dimulai dengan Kiss

Ringkasan

Berdasarkan manga populer, Oh Ha Ni adalah mahasiswa kikuk yang jatuh cinta sampai tergila-gila kepada Baek Seung Jo. Namun, Jo Seung acuh tak acuh terhadap dia dan menolak mencintainya. Ketika rumah Ha Ni runtuh, dia dan ayahnya pindah ke rumah temannya lama itu. Ternyata Jo Seung adalah putra teman dan Ha Ni diberi kesempatan untuk berada di dekat orang yang dicintainya. Apakah dia dapat menggerakan hati Seung Jo?

Pemeran

Kim Hyun Joong sebagai Baek Seung Jo
Jadi Min Jung senagai Oh Ha Ni
Lee Tae Sung sebagai Bong Gu Joon
Lee Young Si sebagai Yoon Dia Ra
Jung Hye Young sebagai Hwang Geum Hee (ibu Jo Seung)
Oh Kyung Soo sebagai Baek Soo Chang (ayah Jo Seung)
Won Choi Hong sebagai Baek Eun Jo (Jo Seung saudara)
Kang Nam Gil sebagai Oh Ki Dong (ayah Ni Ha)
Hong Yoon Hwa sebagai Jung Joo Ri (Ni teman Ha)
Seung Yoon Ah sebagai Dok Go Min Ah (Ni teman Ha)
Choi Sung Joon sebagai Kim Tae Gi
Jang Young Ah sebagai Hong Jang Mi
Bye Bye Laut sebagai Joon Gu's pengikut Bong
Hwang Hyo Eun sebagai Song Kang Yi ('s wali kelas guru Ni Ha)
Song Yong Shik sebagai Ji Song Oh
Hoe Moon Won sebagai Guru Kepala Hwang
Choi Sung Gook (최성국) sebagai Soo Kyung Wang
Yoon Bo Hyun (윤보현)
Abigail Alderete sebagai Chris

Produksi Kredit

Produksi: Kelompok Delapan
Kepala Produser: Hee Han
Produser: Song Byung Joon (송병준)
Direktur: Hwang Dalam Roe , Kim Do Hyung (김도형)
menulis Original: Manga "Itazura na Kiss" oleh Tada Kaoru
Skenario: Go Nim Eun (고은님)
Baca Selengkapnya...

Cinderella's Stepsister

Cinderella's sister - Drama Korea Indosiar, ini merupakan drama korea yang tayang di indosiar sebagai pengganti slot drama summer's desire yang telah habis.
Judul : Cinderella Unni/Cinderella's Sister
Judul Lain : Cinderella's Stepsister/A Modern Story of Revenge
Genre : Romantis, melodrama

Sinopsis global
Adaptasi modern dari Cinderella tentang seorang gadis bernama Goo Hyo Sun, yang dicintai semua orang. Sedangkan saudara tirinya, Eun Jo, memiliki masa lalu yang kelam dan berjuang melawan fakta bahwa ibunya mulai memperhatikan Hyo Sun dibanding Eun Jo sendiri.

Eun-Ju (Moon Geun-Young), seorang gadis yang kehilangan sosok ayah beberapa tahun lalu, kini kembali merasakan sebuah keluarga yang utuh saat ibunya menikah kembali. Sayangnya, hal tersebut tak membuat suasana berubah menjadi lebih baik, namun justru sebaliknya. Eun-Ju justru menjadi sosok gadis pemberontak. Hal tersebut tak terlepas dengan pertemuannya dengan sudara tirinya Hyo-Seon (Seo Woo). Hyo-Seon dikenal sebagai sosok gadis baik. Bahkan dalam keluarga sosok Hyo-Seon selalu menjadi pusat perhatian. Tak terkecuali dengan ibu Eun-Ju sendiri.

Masalah semakin pelik ketika Eun-Ju tahu bahwa Hyo-Seon, menyukai kekasihnya Ki-Hoon. Eun-Ju pun memutuskan untuk mengatasi masalahnya ini dengan caranya sendiri. (asianmediawiki/win)

Pemain
Moon Geun Young sebagai Song Eun Jo
Seo Woo sebagai Goo Hyo Sun
Chun Jung Myung sebagai Hong Ki Hoon
Taecyeon sebagai Jung Woo
- Yoon Suk Hyun sebagai Jung Woo (remaja)
Lee Mi Sook sebagai Song Kang Sook
Kim Gab Goo sebagai Goo Dae Sung
Kang Sung Jin sebagai Yang Hae Jin
Choi Il Hwa sebagai Ketua Hong
Yun Woo Jin sebagai Dong Soo
Go Se Won sebagai Hong Ki Jung
Seo Hyun Chul sebagai cinta sejati Kang Sook
Kim Chung sebagai ibu Ki Hoon
Seo Ji Eun sebagai Nam Yi

Produksi
Produser : Lee Sang Baek
Sutradara : Kim Young Jo
Penulis Naskah : Kim Kyu Wan
Baca Selengkapnya...

"Still Marry Me"

Still Marry Me - Free Download Video dan Sinopsis Still Marry Me Film Drama Korea di Indosiar Terbaru. Satu lagi Drama asal korea akan menghiasi layar kaca televisi di rumah Anda berjudul Still Marry Me yang akan dibintangi oleh Park Jin Hee sebagai Lee Shin Young dan aktor ganteng salah satu pemain boys before flowers bernama Kim Bum memerankan sebagai Ha Min Jae, Film ini akan menggantikan Cinderella’s Stepsister. Untuk sinopsis atau ringkasan cerita sebagai berikut:


Sinopsis/Cerita Singkat Still Marry Me:

Drama Korea berjudul Still Marry Me ini menggambarkan kehidupan tiga perempuan yang menutup salah satu bab kehidupan mereka dan memasuki fase berikutnya yaitu sebuah pernikahan. Mereka ingin mengakhiri masa lajangnya, mereka telah meraih segalanya kecuali sebuah pernikahan.. Lee Young Shin (Park Jin Hee), Jung Da Jung (Uhm Ji Won) dan Kim Boo Ki (Wang Bit Na) adalah tiga perempuan di usia 30 tahunan yang romantis. Hubungan harus tersendat karena ambisi karir mereka, tapi mereka diberi kesempatan untuk membuat awal kehidupan yang baru. yaitu pernikahan. Bagaimana kisah cerita selanjutnya? segera di Indosiar.

Pemain lengkap Still Marry Me Indosiar:

Bintang Utama :

Park Jin Hee as Lee Shin Young


Uhm Ji Won as Jung Da Jung



Wang Bit Na as Kim Boo Ki



Kim Bum as Ha Min Jae


Choi Chul Ho as Na Ban Suk


Lee Pil Mo as Yoon Sang Woo


Park Ji Young as Choi Sang Mi




Pemain lainnya:

Kim Yong Hee as Choi Myung Suk
Ahn Hye Kyung as Jang Hye Jin
Park Hyo Joon as Hee Dong
Jun Se Hong as Jun Se Ri
Jung Won Joong as Director Buk
Chun Woo Hee as Shin Young’s junior
Baek Il Sub as Ban Suk’s father
Jung Soo Young as Sang Woo’s colleague
Jo Han Sun as Shin Young’s ex-fiancé
Min Ah Ryung as Ex-fiancé’s girlfriend
Im Chang Jung as Jerry Oh
Danny Ahn as Boo Ki’s ex-boyfriend
Park Chul Min as psychic
Kim Sung Hoon as gangster
Kim Min Shik as Director Kim Min Shik (cameo, ep12)
Gook Ji Yun as Se Na (cameo, ep15)
Chae Gun

Detail:

Title: ??? ???? ?? ?? / Ajikdo Gyeolhonhago Shipeun Yeoja
Also known as: Still, Marry Me / City Lovers
Genre: Romance
Episodes: 16
Broadcast network: MBC
Related TV shows: The Woman Who Wants to Marry and The Man Who Can’t Get Married

Di Produksi Oleh:

Production Company: Kim Jong Hak Production
Chief Producer: Go Dong Sun
Producer: Park Chang Shik
Director: Kim Min Shik, Lee Sang Yeob
Screenwriter: Kim In Young
Baca Selengkapnya...

Mengapa ayam dapat menyebrang jalan ?

Jawaban menurut:

Guru TK:
Supaya sampai ke ujung jalan.

Plato:
Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.

FBI:
Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles:
Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Captain James T. Kirk
Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.

Martin Luther King, Jr.
Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Machiavelli
Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa! Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu.

Freud
Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

George W Bush
Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami.. Tidak ada pihak tengah di sini!

Darwin
Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Einstein
Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Nelson Mandela
Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!

Thabo Mbeki
Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Mugabe
Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan Inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya!

Isaac Newton
Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Programmer J2EE
Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable, jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.

Flasher
Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan perintah 'GoTo And Run' ...

LB Moerdani
Selidiki! Apakah ada unsur subversif?

Sutiyoso
Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto
Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya disukabumikan saja.

Habibie
Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Darwis Triadi
Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.

Nia Dinata
Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?

Desi Ratnasari
No comment!

Dhani Ahmad
Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga...

Roy Marten
Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf.. (sambil sesenggukan) .

Butet Kartaredjasa
Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Roy Suryo
Kalo diliat dari metadatanya, itu ayam asli.

Mega Karti
Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko
Berdasarkan petunjuk presiden.

and the best answer is.......... .....( eng ing eng )

Gus Dur :
"Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot! Bukannya kerja tapi malah baca ginian..."
Baca Selengkapnya...

Firman Tuhan

Seorang guru Sekolah Minggu bertanya kepada murid-muridnya, "Apakah firman Tuhan yang saya ajarkan selama ini sudah dimengerti semua?"

Murid-murid menjawab, "Sudah, Bu guru!"

Lalu Ibu Guru melanjutkan, "Kalau begitu, minggu depan kalian akan dites oleh Kepala Pendeta. Apakah sudah siaaaap?"

Murid-murid menjawab, "Siaaap Bu Guru!"

Maka minggu berikutnya Kepala Pendeta datang ke kelas dan berkata kepada si Ibu Guru, "Bu, hari ini merupakan evaluasi pelajaran firman Tuhan yang selama ini Ibu ajarkan. Saya akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada murid-murid".

Si Ibu Guru menjawab (dengan berharap si Kepala Pendeta memujinya),"Bapak bisa lihat sendiri kalau murid-murid saya pandai-pandai semuanya".

Kemudian Kepala Pendeta bertanya kepada murid-murid, "Apakah kita boleh mencuri?"

Murid-murid menjawab, "Tidak boleh, Pak, sebab dilarang di dalam Hukum Taurat!"

Si Ibu Guru senyum-senyum senang.

Lalu si Kepala Pendeta melanjutkan, "Apakah kita boleh membunuh?"

Murid-murid menjawab, "Tidak boleh Pak, sebab itu juga dilarang didalam Hukum Taurat!"

Si Ibu Guru semakin bersemangat tersenyum.

Kepala Pendeta semakin penasaran dan bertanya lagi, "Nah, sekarang kalau kalian punya kucing di rumah lalu buntutnya kalian potong, berdosa nggak kalian?"

Mendapat pertanyaan seperti itu, murid-muridnya berpikir keras karena buntut kucing yang dipotong bukan berarti mencuri dan kucingnya tidak mati berarti tidak membunuh. Kelas menjadi hening ...Tiba-tiba salah satu murid berdiri dan menjawab dengan suara nyaring,"Berdosa, Pak!"

Si Kepala Pendeta bertanya, "Kenapa menurut kamu berdosa?"

Si murid menjawab, "Sebab di dalam Matius 19:6 tertulis, 'Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Sebab apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia'!"
Baca Selengkapnya...

Emansipasi Pria: Antara aku, Tuhanku dan istriku

Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinyapelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."

Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan cepat-cepat ke dapurmenyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.

Kemudian ia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecil ke sekolah taman kanak-kanak.

Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.

Selesai memasak, ia mencuci piring-piring bekas makan pagi dan peralatan yang telah dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama pulang, ia makan siang bersama kedua anaknya.

Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayar listrik dan telepon. Disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan cepat-cepat ia pergi ke bank terdekat untuk membayar tagihan tersebut.

Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televisi. Sore harinya ia menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah itu membantu mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan tidur terlelap. Tentu masih ada'pekerjaan- pekerjaan kecil lainnya' yang harus dikerjakan.

Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, "Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi."

Tuhan menjawab:
"Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil."

Yang senyum, Tuhan Berkati... ^_^
Baca Selengkapnya...

Melebihi kecepatan cahaya

Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak.
Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah duduk rapi di ruangan interview. Si Manager lalu mengajukan 1 pertanyaan: setahu Anda, apa yang bergerak paling cepat?

Kandidat I menjawab, “PIKIRAN. Dia muncul begitu saja di dalam kepala, tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. Tiba-tiba saja dia sudah ada. Pikiran adalah yang bergerak paling cepat yang saya tahu”.
“Jawaban yang sangat bagus”, sahut si Manager. “Kalau menurut Anda?”, tanyanya ke kandidat II.

“Hm….KEJAPAN MATA! Datangnya tidak bisa diperkirakan, dan tanpa kita sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan mata adalah yang bergerak paling cepat kalau menurut saya”
“Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan ’sekejap mata’ untuk menggambarkan betapa cepatnya sesuatu terjadi”. Si manager berpaling ke kandidat III, yang kelihatan berpikir keras.

“NYALA LAMPU adalah yang tercepat yang saya ketahui”, jawabnya, “Saya sering menyalakan saklar di dalam rumah dan lampu yang di taman depan langsung saat itu juga menyala”
Si manager terkesan dengan jawaban kandidat III. “Memang sulit mengalahkan kecepatan cahaya”, pujinya.

Dilirik oleh sang manager, kandidat IV menjawab, “Sudah jelas bahwa yang paling cepat itu adalah MENCRET”
“APA???!!!”, seru sang manager yang terkaget-kaget dengan jawaban yang tak terduga itu.
saya bisa menjelaskannya”, kata si kandidat. “Dua hari lalu kan perut saya mendadak mules sekali. Cepat-cepat saya berlari ke toilet. Tapi sebelum saya sempat BERPIKIR, MENGEJAPKAN MATA atau MENYALAKAN LAMPU, saya sudah berak di celana”
Baca Selengkapnya...

"NODA DI TAMAN"

Santha,15,Bitung.
Kami baru beberapa minggu bersekolah di sekolah ini, sekolah asrama. Kebanyakan dari kami berasal dari luar kota. Bangunannya sangat indah dengan arsitektur modern dan kebun yang luas tertata rapi. Tetapi, hal yang paling kami sukai adalah taman di samping gedung dekat ruang laboraturium. Pohon-pohon cemara berjejer di tepi jalan dihiasi dengan pondok di bawahnya, tempat para siswa siswi ngerumpi pada waktu kosong. Juga bunga-bunga yang berwarna-warni hampir selalu bermekaran sangat indah. Rumput-rumput pun selalu terpangkas dengan rapi sehingga kami merasa tidak tega untuk berjalan melewati taman tersebut dan menginjaknya.
Suatu hari, kami mengamati ada suatu taman di taman itu yang tanaman tidak dapat tumbuh dengan subur. Rumput-rumput terlihat kering dan bunga tidak pernah tumbuh sehingga bagian itu terlihat gersang.
Aku dan beberapa kawanku mencoba menanam beberapa biji kacang hijau dengan harapan akan tumbuh tunas keesokkan harinya. Tak lupa kami berbekal pupuk yang kami beli di toko pupuk dekat sekolah. Penjual pupuk bahkan mengatakan bahwa pupuk itu nomor satu di Jepang !
“Kakek berani jamin.Apapun yang kalian tanam, setelah kalian siram dengan baik dan kalian beri pupuk istimewaku ini, tanaman kalian akan tumbuh dengan subur.”Lelaki tua bekas petani yang kini beralih profesi menjadi pedagang pupuk itu berkata dengan penuh percaya diri.
“Benar nih kek?”Timpal Sani sambil memegang pupuk yang dimaksudkan.
“Apa kakek berani jamin pupuk kakek benar-benar berkhasiat? Bagaimana kalau ternyata tidak berhasil ? Bolekah kami mengembalikan pupuk ini dan kami minta kembali uang kami ?” Sambung Chiot sembari berkata lirih pada sang kakek.
“Percaya deh dengan kakek! Kalian pasti berhasil,” ia berkata sambil buru-buru memasukkan pupuk tersebut dalam kantong plastic yang berwarna ungu dan memberikannya kepada kami.
“Baiklah, kami beli yang ini. Terima kasi banyak kek,” aku berkata sambil menyodorkan beberapa lembar uang pada lelaki keriput yang murah senyum itu.
Keesokkan paginya dengan berbekal pupuk yang telah kami beli, dengan bersemangat kami menuju halaman sekolah. Kami bertekad untuk membuktikan pada orang-orang bahwa tanah yang tandus itu adalah pendapat yang salah. Kami akan buktikan, bahwa dengan penanganan yang tepat semuanya akan beres !
“Kau tidak kebanayakan member pupuk kan ?” Kataku pada Sani yang tengah begitu bersemangat.”Kau yakin ini adalah dosis yang tepat?”
“Aku yakin sekali. Sewaktu aku kecil, aku terbiasa membantu kakek nenek di lading.”Katanya meyakinkanku.
“Baiklah kalu begitu.”Aku segera merapikan gundukan tanah di sekitar tempat tersebut.
Beberapa orang guru dan teman kami yang kebetulan lewat tersenyum melihat kegigihan kami. Malam itu, kami hampir tidak bisa tidur. Kami semua memikirkan apa yang akan terjadi pada esok hari. Apakah akan ada kecambah yang tumbuh dari biji-biji kacang hijau kami ?
Pagi berikutnya ketika matahari belum sempurna menunjukkan sinarnya,kami bergegas ke taman. Kami berteriak gembira dengan apa yang kami lihat.
“Hei, kita berhasil! Lihat, ada tunas yang muncul!” chiot berteriak kegirangan. Kakinya yang melompat-lompat hampir saja menginjak kecambah yang baru muncul sedikit dari tanah itu. Ia segera ditarik oleh kawan-kawanku untuk menjauh.
“Iya, akhirnya kita berhasil. Mari kita beri tahukan hal ini pada yang lainnya.”seru Sani. “Wah, pak guru pasti bangga bahwa kita akhirnya berhasil membuktikan bahwa tanah ini ternyata tidak kalah subur dengan lainnya.”
Begitulah beberapa hari berikutnya, biji yang kami tanam tampak sudah mulai tumbuh menjadi tanaman kecil dengan daun-daunnya yang mungil.
Tetapi, tepat satu minggu kemudian kami terkejut ketika mendapati tanaman yang tadinya tumbuh subur, kini mulai layu. Daun-daun kecilnya telah menguning. Bahkan, tanaman lain ada yang sudah mati sebelum genap berusia satu minggu. Tetapi, biji yang kami tanam di bagian lain taman tetap tumbuh dengan normal dan subur.
Kami tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Apakah tanaman kami terserang penyakit? Jika ya, mengapa tanaman lain yang berada di dekatnya baik-baik saja dan tetap tumbuh dengan baik ?
“Apakah mungkin kalau kadar keasaman tanah di tempat tersebut terlalu tinggi ?”Umpat Chiot yang tak henti-hentinya menatap tanaman yang daunnya telah layu.
“Ah, tidak mungkin. Aku dan Pak Deki pernah mengukur tingkat keasaman tanah tersebut. Dan hasilnya ternyata baik. Juga unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Semuanya normal dan baik-baik saja.” Ujar Aris
“Tapi, aku masih penasaran nih. Bagaimana kalau kita bertanya pada Bu Sonya? Beliau kan kepala laboraturium. Jadi, pasti Beliau lebih memahami mengenai apa kemungkinan penyebab matinya tanaman kita,”Aku mengusulkan. Saat ini, hanya itulah yang terpikir olehku. Kami tak punya pilihan lain.
“Baiklah, Aku dan Aris akan menemui Bu Sonya sore ini sehabis latihan senam. Mudah-mudahan Beliau bisa membantu kita memecahkan persoalan ini.” Aris akhirnya menyanggupi sambil membereskan buku-bukunya dan bangkit berdiri.
Akhirnya, kamipun bertanya pada beberapa orang guru Biologi kami. Tetapi, mereka tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Bahkan, kami pun pernah bertanya mengenai hal itu pada seorang tukang kebun yang selalu merawat taman tersebut. Tetapi, lagi-lagi kami tidak mendapatkan apa yang kami cari. Akhirnya, kami pun melupakan hal itu, sampai pada suatu hari….
Hari itu, kami mendapat tugas sejarah dan kami diharuskan untuk bekerja kelompok membahas topik-topik yang diberikan guru.
Ketika kami sedang mencari-cari artikel lama di arsip perpustakaan sekolah, kami terkejut ketika menemukan guntingan berita dari Koran yang ditempel di sebuah album besar yang sudah mulai lapuk. Guntingan kertas itu sudah mulai kuning. Judul artikel itu berbunyi ‘Seorang Siswi Sekolah Menengah Ditemukan Tewas’. Tadinya, kami mengacuhkan berita itu. Tetapi, tak sengaja kami membaca nama sekolah yang tercantum di artikel itu. Ternyata nama sekolah itu, sama dengan nama sekolah kami !
Kami pun segera membaca artikel itu lama itu….
Ternyata, enam belas tahun yang lalu telah terjadi kecelakaan yang mengerikan di sekolah kami. Pada saat itu, ada seorang siswi yang sangat cantik. Namanya Memei Chiru. Ia berasal dari keluarga kaya dan terpandang. Ayahnya bahkan salah satu donator terbesar sekolah pada saat itu.
Diceritakan kemudian bahwa Memei yang cantik jatuh cinta dengan salah seorang guru muda di sekolah. Tentu saja keluarganya menentang keras hubungan tersebut. Mereka bahkan mengancam untuk menarik kembali semua uang yang telah disumbangkan jika pihak sekolah tidak mengeluarkan guru muda tersebut. Akhirnya dengan sangat terpaksa, guru itu pun mengundurkan diri dari sekolah dan pindah ke luar kota dengan diam-diam.
Memei sangat terpukul ketika mengetahui bahwa pujaan hatinya bukan saja telah diusir oleh ayahnya dari sekolah, tapi juga pindah ke luar kota tanpa sepengetahuannya. Ia berusaha mencari tahu alamat guru muda tersebut dari pihak sekolah. Tapi tentu saja pihak sekolah, terutama pak kepala sekolah yang telah diancam oleh ayah Memei, tidak berani membocorkan alamat baru Guru muda tersebut.
Memei merasa sangat sedih. Hatinya terasa sakit. Hari-hari selanjutnya terasa tak berarti lagi. Memei yang dulu ceria kini hanya seperti mayat hidup. Jiwanya seolah telah hilang. Tak jarang beberapa orang guru dan temannya memergoki sedang termenung di kamar asrama sambil memandang jauh ke luar jendela. Pandangannya kosong dan hampa.
Orang tuanya kemudian berencana untuk memindahkan Memei ke sekolah lain di luar kota dengan harapan ia dapat melupakan kesedihan hatinya dan memulai hidup baru di tempat lain.
Tiba-tiba bencana itu terjadi….
Tepat satu hari sebelum hari kepindahannya ke luar kota, beberapa orang murid yang sedang bermain di taman terkejut ketika melihat seorang siswi berpakaian lengkap memanjat kea tap gedung sekolah. Mereka tidak dapat melihat dengan jelas wajah siswi tersebut. Semua orang berteriak-teriak menyuruh siswi tersebut turun. Tetapi, ia tak memedulikannya. Ia berjalan terus ke arah tepi sebelum akhirnya berhenti dan menatap lurus ke depan. Sejenak ia berdiri mematung. Sementara itu, guru-guru sudah dipanggil dan mereka segera berhamburan ke taman.
Sebelum mereka menyadari apa yang sedang terjadi, tiba-tiba siswi di atas atap itu berteriak keras dan menengadahkan wajahnya ke langit. Ia membentangkan tangan lebar-lebar seperti mengambil ancang-ancang . Detik berikutnya ia meloncat dari atas atap dan tubuh mungilnnya melayang di udara.
Tubuh itu segera membentur tanah. Mereka semua terkejut ketika mengetahui bahwa itu Memei Chiru yang akan pindah esok. Orang tua Memei segera dihubungi. Sebelum orang tuanya datang, Memei sudah menghembuskan napasnya yang terakhir…
Beberapa hari kemudian, pihak sekolah mengadakan upacara khusus untuk mendoakan arwah Memei. Berbagai karangan bunga diletakkan di taman dekat laboraturium, bagian di mana tanaman tidak pernah dapat tumbuh subur. Tanah yang tidak dapat memberikan kehidupan untuk tanaman yang ditanam di atasnya. Seperti juga kehidupan cinta yang tak pernah dimiliki Memei Chiru.
Baca Selengkapnya...

“BAYANGAN KEMATIAN”

Santha, 15, Bitung.
Aku takut pada cermin !
Terutama pada setiap bayangan orang yang terpantul di dalamnya…

Hari sudah siang ketika aku dan Mia, teman sekelasku, pulang dari sekolah. Rumah kami berdekatan sehingga hampir setiap hari kami pergi dan pulang sekolah sama-sama. Dalam perjalanan pulang, kami memutuskan untuk mampir ke mal terdekat. Mia ingin membeli beberapa perlengkapan sekolah.
Sewaktu kami melewati sebuah butik pakaian, secara kebetulan aku menoleh ke arah kaca etalase. Napasku tersentak. Aku dapat melihat bayanganku sendiri di kaca itu, tetapi di sampingku bukan bayangan Mia, melainkan ayahnya. Beliau terlihat pucat dan sedih.
Jantungku berdegup keras. Aku teringat kembali peristiwa yang ku alami beberapa bulan sebelumnya bersama bibi. Aku tak tahu, apakah hal yang sama akan terulang lagi ? Aku tak berani mengucapkan sepatah kata pun tentang hal itu pada Mia. Aku tak ing9in ia sedih memikirkan hal-hal yang belum tentu akan terjadi.
Malam itu, aku baru saja akan pergi tidur ketika tiba-tiba telepon berdering. Ketika ku angkat, terdengar suara Mia. Ia tersedu-sedu. Aku langsung merasakan firasat yang buruk. Di sela isak tangisnya, ia brkata terbata-bata.” SiL, ayahku….” Ia tak dapat melanjutkan kalimatnya. Ia hanya terisak pelan.
“Ada apa dengan ayahmu? Apa yang terjadi?” Mendadak aku merasa gugup dan tegang. Tanganku gemetar.Pikiranku benar-benar kalut. Apakah ini …?
Tidak mungkin ! jangan !
Belum sempat aku berpikir lebih jauh, isakan Mia kembali terdengar.
“Ayahku tak sadarkan diri. Beberapa saat yang lalu, ia mendapat serangan jantung. Kini. Ia sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.”
Aku tersentak kaget. Seketika tubuhku lunglai dan jantungku berdegup tak karuan . Oh… Tuhan, jangan biarkan firasatku menjadi kenyataan,doaku dalam hati.
“Mia, kita berdoa saja, semoga Beliau tidak apa-apa,” kataku sambil menarik napas panjang.
“Suster yang merawat ayahku mengatakan bahwa Beliau dalam kondisi kritis karena terlambat diberikan pertolongan,” Mia berkata lirih sambil terus terisak.
Aki tak bisa mengatakan apa-apa lagi, selain menghibur sahabatku itu. Malam harinya aku berdoa semoga firasatku meleset dan segalanya akan baik-baik saja. Aku sungguh-sungguh berusaha menghibur diriku diriku sendiri bahwa apa yang ku lihat hanya halusinasiku dan tidak ada sangkut-pautnya dengan apa yang telah terjadi pada ayah Mia. Tapi, semakin aku meyakinkan diriku sendiri, semakin besar keraguan yang tumbuh jauh di lubuk hati bahwa apa yang terjadi sebelumnya akan terulang kembali.
Keesokkan harinya, aku kembali mendapat kabar dari Mia. Ia mengabarkan bahwa ayahnya telah meninggal dunia malam itu juga. Aku sangat sedih mendengarnya. Terlebih karena aku telah mendapat pertanda tentang hal itu sebelumnya, tapi tak ada yang dapat kulakukan untuk mencegahnya. Apakah ini suratan takdir? Apa gunanya aku mendapatkan firasat itu, jika aku sendiri tak dapat melakukan apa-apa .Mengapa? Mengapa? Beribu tanda tanya berkecamuk dalam benakku, tapi aku sungguh tak kuasa untuk menjawab. Semua peristiwa ini benar-benar membuatku stress !
Semenjak peristiwa itu, aku masih mendapat penglihatan-penglihatan lain yang sering membuatku merasa bersalah, sedih dan takut. Tak jarang aku menemukan bayangan-bayangan menyeramkan dari orang-orang di sekelilingku yang tak kukenal. Entah itu bayangan pedagang sayur yang kebetulan lewat di depanku atu bahkan, seekor kucing liar yang melintas di hadapanku. Semua bayangan mereka sungguh membuatku merana.!
Aku hanya bertanya-tanya , kapan kiranya, suatu hari nanti, aku akan melihat bayangan kematianku sendiri. Apakah hari ini? Besok? Lusa? Ataukah tahun depan? Atau bahkan sesaat lagi?
Aku hanya berharap semoga aku siap menghadapi hari itu.
Hari ketika bayanganku menjadi kenyataan…..
Baca Selengkapnya...

“HALAMAN TERAKHIR”

Santha, 15, Bitung
Senin, 9 Mei 2010
Pukul 14.25
Sisil diam termangu. Di tangannya terdapat buku harian Diti yang diberikan ibunya, sepulang kuliah tadi siang.
“Bacalah. Kau akan mengetahui semuanya,” Ibu Diti berkata setengah memaksa. Ia meraih tangan Sisil dan meletakkan buku harian bergambar kupu-kupu biru di atasnya.
“Tapi,Bu, aku…,”Sisil berusaha menolak.
Tapi. Sebelum ia menyelesaikan kalimat , Ibunda Diti bergegas pergi.
Ia segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Sisil sendiri yang masih terbengong dengan buku harian Diti di tangannya.

Pukul 22.15
Buku harian itu masih tergeletak di atas meja kecil di samping tempat tidur.Sisil memandang lama. Apakah aku harus membacanya? Terngiang kembali di telinganya kata-kata Ibunda Diti siang itu.
“Ipur bukan laki-laki yang baik bagimu atau siapapun juga. Gara-gara dia , sekarang Diti telah tiada. Jika bukan karena dia, Diti sekarang pasti…”Ibunda Diti terisak pelan.Tubuhnya terguncang.
“Sudahlah Bu. Ibu jangan bersedih lagi. Biarkan Diti tenang di alam sana.”Sisil berusaha menenangkan.
“Diti tidak akan tenang selama laki-laki brengsek itu masih hidup. Dia bukan orang yang baik. Percayalah. Kau akan mempercayainya setelah membaca buku hariannya.”
Benarkan Ipur seburuk itu? Benarkah Ipur yang tidak pernah lupa mengirimkannya mawar merah setiap ia berulang tahun, yang selalu menelponnya hampir setiap malam hanya untuk mengucapkan selamat tidur, dan yang selalu menggandengnya mesra kemana pun mereka pergi adalah seorang penipu dan pembohong?
Tidak mungkin ! Aku tidak percaya ! Sisil menggelengkan kepala. Ia mematikan lampu dan membaringkan tubuhnya di pembaringan.
Ia baru beberapa menit memejamkan mata ketika rasa keingintahuannya yang besar sekonyong-konyong mengusik dan memaksanya untuk membuka mata kembali. Detik berikut, buku harian itu telah berada di tangannya. Lembar demi lembar halaman dibukanya. Sekilas matanya menyapu tulisan-tulisan rapi yang ditulis di atas kertas berwarna biru muda itu. Kemudian, ia mulai membaca.

3 Januari 2010
“… Aku bahagia sekali hari ini! Ini hari ulang tahun yang paling membahagiakan seumur hidupku. Ipur memberikanku seuntai kalung yang sangat indah. Dengan rantai batu berwarna biru. Warna kesukaanku! Dia bilang, kalung ini menjadi pengikat abadi kami berdua.…”

Sisil membalik halaman berikutnya.

6 Februari 2010
“…aku sangat mencintainya.Sangat! Aku percaya bahwa aku terciptauntuknya dan dia tercipta untukku. We will always be together. Forever and ever!”
Halaman-halaman berikutnya hanya berisi luapan rasa cinta Diti yang semakin menggebu-gebu. Betapa ia sangat memuja, merindukan, dan mencintai Ipur sepenuh hati.
Malam sudah semakin larut, tetapi Sisil masih asyik membuka halamn-halaman diary biru itu. Matanya menangkap sesuatu yang lain dari isi buku itu. Sesuatu yang memancarkan rasa ragu dan curiga!



19 Februari 2010
“…Hari ini Lia berkata padaku bahwa ia melihat Ipur dangan wanita lain di mal. Wanita berkulit putih dan berambut ikal sebahu. Mereka tampak mesra bergandengan tangan. Tapi, aku tidak percaya! Ipur bukan laki-laki seperti itu. Aku mengenalnya seperti aku mengtenal diriku sendiri. Aku percaya 100% padanya….”

30 Februari 2010
“…Adikku tadi sore berpapasan dengan Ipur di jalan. Ia melihatnya bersama wanita lain. Wanita berkulit putih dan berambut ikal sebahu. Adikku bahkan berkata itu bukan yang pertama kalinya. Dulu, ia ragu mengatakannya padaku karena tahu aku tidak akan mempercayainya. Tapi, mengapa mereka melihat Ipur-ku selalu dengan wanita yang sama ? Apakah aku salah menilainya selama ini?”
Sisil membuka halaman selanjutnya. Kini, ia menemukan nada kemarahan, kebencian dan keputusasaan…

5 Maret 2010
“…Aku terpaksa harus mengakhiri kecurigaanku padanya selama ini. Aku tak dapat duduk berdiam diri dan menerka-nerka apa yang sebetulnya sedang terjadi. Aku harus membuktikannya, walaupun tadinya aku ragu apa yang akan aku buktikan. Tapi hari ini, aku membututinya seharian penuh. Dan mungkin, itu akan menjadi hal yang paling kusesali seumur hidupku. Mataku harus melihat apa yang tak pernah mau aku lihat. Ini semua terlalu menyakitkan untukku. Juga telingaku. Telingaku terpaksa mendengar apa yang tak pernah mau aku dengar. Tapi aku yakin, jika tidak hari ini, cepat atau lambat kebenaran ini akan terkuak juga, walau kebenaran ini terasa sangat menyakitkan. Aku tak tahu apakah aku harus bersyukur karena aku telah mengetahui hal yang sebenarnya? Rasanya aku tak tahan lagi menerima semua kenyataan ini!”

6 Maret 2010
PUTUS!!!

7 Maret 2010
“… Aku tidak kuat lagi menerima semua ini. Aku ingin mati….”

10 Maret 2010
“…mungkin aku sebaiknya tidak pernah dilahirkan ke dunia ini sama sekali. Aku pikir akan jauh lebih baik kalau aku benar-benar tidak pernah ada dalam dunia ini. Aku sangat kecewa. Aku ingin segera mengakhiri penderitaanku ini. Aku tak kuat lagi menanggung rasa sakit ini. Sakit sekali…! Tapi aku percaya, jka aku tak dapat memilikinya di dunia ini, aku akan dapat memilikinya di dunia lain. Ipur, jika matamu telah dibutakan selama ini,aku akan membuatmu melihat bahwa kaulah milikku selamanya…”

Kalimat itu berakhir begitu saja. Tidak ada tulisan lagi di halaman-halaman berikutnya. Sisil menutup diary biru itu.

Selasa, 10 Mei 2010
Pukul 21.15
Telepon genggam itu berbunyi terus-menerus. Tapi, Sisil tak memedulikannya. Ia ingin menenangkan dirinya setelah membaca tulisan-tulisan di buku harian itu. Semua terjadi begitu tiba-tiba. Sulit baginya untuk menerima kenyataan bahwa Ipur adalah pria seperti yang di gambarkan dalam buku harian itu.

Jumat, 13 Mei 2010
Pukul 08.00
Sisil bersiap untuk berangkat ke kampus. Sudah beberapa hari ini ia menghindar dari Ipur, tapi hari ini ia harus meminta penjelasan darinya.

Pukul 09.05
Beberapa orang mahasiswa sedang berkerumun di depan papan pengumuman. Sisil dengan penasaran menghampiri papan pengumuman itu untuk ikut membaca apa yang ada di sana. Secarik kertas putih terpampang di atasnya. Detik berikutnya, lututnya terasa lemas dan matanya mulai berair….

“Turut berdukacita atas meninggalnya rekan kita Ipur Samuel, dari fakultas teknik elektro, pada hari Kamis, tanggal 12 Mei 2010 pukul 11.50.”

Pukul 09.21
“Benar, Ipur telah meninggal dunia kemarin. Keluarganya bilang ini suatu kecelakaan, tapi polisi tidak percaya. Kini mereka sedang menyelidiki kasus ini. Mereka curiga bahwa kematiannya tidak wajar. Polisi mengatakan ia terjerat kalungnya sendiri, kalung perak dengan batu berwarna biru…”
Sisil tersentak.
Kalung itu…
Bukankah itu, kalung yang pernah diberikan Ipur untuk Diti? Bagaimana kalung itu bisa berada di tangannya kembali? Apakah Diti yang mengembalikannya sebelum ia membunuh dirinya sendiri?

Pukul 21.29
Sisil membuka kembali buku harian itu. Ia ingin memastikan, apakah Mia benar telah mengembalikan kalung itu? Tapi, ia tak menemukan tulisan yang mengatakan apapun tentang hal itu.
Sisil hampir menutup harian itu, ketika tiba-tiba ia melihat ada halaman lain di bagian belakang buku yang tampak terlewatkan waktu terakhir kali ia membacanya.
Ada sesuatu di halaman paling akhir.
Aneh, pikirnya,padahal pada waktu itu aku yakin kalau aku telah membaca habis buku harian ini sampai halaman paling belakang. Tapi, dibukanya juga halaman itu.
Hanya ada satu kalimat singkat di halaman paling belakang itu.
Ditulis besar-besar dengan tinta berwarnah merah.
Seperti darah….

“Aku akhirnya memilikimu, Ipur sayang….”
Baca Selengkapnya...

Melacak Peradaban Atlantis : Daratan yang Hilang Ditelan Masa

Legenda yang berkisah tentang "Atlantis", pertama kali ditemui dalam karangan filsafat Yunani kuno: Dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM) yakni: buku Critias dan Timaeus.
ada buku Timaeus, Plato berkisah: Di hadapan "Selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya, di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Dalam legenda, yang mendirikan kerajaan Atlantis adalah dewa laut Poseidon. Di atas sebuah pulau, ada seorang gadis muda yang kedua orang tuanya meninggal, Poseidon memperistri gadis muda itu dan melahirkan lima anak kembar, kemudian Poseidon membagi keseluruhan pulau menjadi 10 wilayah, masing-masing diserahkan pada 10 anak untuk menguasai, dan anak sulung ditunjuk sebagai penguasa tertinggi. Karena anak sulung lelaki ini bernama Atlan, oleh karenanya menyebut nama negeri tersebut sebagai kerajaan "Atlantis".

Satu bagian dalam dialog buku Critias, tercatat kisah Atlantis yang dikisahkan oleh adik sepupu Critias. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon ( 639-559 SM). Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis. Catatan dalam dialog, secara garis besar seperti berikut ini:

"Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya: istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertakhtakan emas, cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat, tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang.
Baca Selengkapnya...

Peradaban Atlantis

Sudah lama saya tertarik dengan hal ini. Sebuah misteri yang pernah diucapkan oleh Plato. Ia mengatakan bahwa ada sebuah tempat yang memiliki peradaban tinggi dan sangat berpengaruh di dunia saat itu. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa atlantis ada di samudera atlantik, dan yanglain berpendapat bahwa Atlantis berada di Eropa. Tentu saja ini karena para ilmuwan itu berasal dari Eropa. Mereka berpikir bahwa bila Atlantis merupakan negara yang memiliki peradaban tinggi, pastilah Atlantis itu berada di Eropa karena mereka beranggapan hanya orang Eropa yang memiliki peradaban tinggi! Lalu seorang peneliti bernama Arysio Santos mengemukakan pendapatnya dalam sebuah buku..





Ini adalah sedikit review atau cuplikan dari buku tersebut:

Atlantis! Sebuah kata yang membangkitkan perasaan mendalam tentang sesuatu yang menakjubkan, sebuah misteri, dan rasa kehilangan yang tak tergantikan. Dampaknya lebih terasa dibandingkan dengan sekadar istilah "Benua yang Hilang" dan perasaan ini ada sejak zaman Plato, filsuf besar yang menulis tentang "Surga yang Punah" itu sekitar 2.500 tahun silam.

Apakah Atlantis sekadar mitos? Sebuah dongeng moral? Kreasi fiksi ilmiah? Ataukah ia benar-benar pernah ada dalam sejarah yang entah bagaimana caranya diangkat lagi ke dunia nyata oleh pena ajaib Plato?

Menurut Plato, Atlantis adalah induk segala peradaban. Atlantis adalah sebuah imperium yang sangat luas dan mendunia. Imperium ini menguasai pelayaran dan perdagangan laut, menciptakan metalurgi dan perkakas batu, sangat ahli dalam segala jenis seni dan jasa, termasuk seni tari, drama, musik, dan olahraga.

Lebih jauh, penduduk Atlantis mengumpulkan harta kekayaan yang melimpah, sampai Plato sendiri merasa takjub. Selain kaya, penduduk Atlantis juga mulia dan berbudi luhur. Mereka lebih mengutamakan kebijaksanaan dan kesalehan ketimbang kekayaan. Tapi, lambat laun, mereka terperangkap dalam kesombongan, ambisi, dan iri hati yang melampaui batas.

Lalu para dewa pun bersidang dan memutuskan untuk menghukum penduduk Atlantis agar dunia kembali ke jalur yang benar. Untuk itulah, para dewa mengirim bencana banjir dan gempa bumi, sehingga melumatkan imperium terkemuka ini sehancur-hancurnya. Plato sendiri menyebut bencana alam yang dialami penduduk Atlantis itu sebagai "Banjir Semesta".
Baca Selengkapnya...

Apakah Sardinia adalah Kota Atlantis yang Hilang?

Para sarjana terkemuka dunia baru-baru ini berkumpul di Roma untuk mendiskusikan sebuah ide kontroversial yang mengatakan bahwa Sardinia adalah pulau Atlantis yang hilang. Teori ini yang pertama kali disinggung dalam sebuah buku yang ditulis oleh jurnalis Italia bernama Sergio Frau telah menarik banyak perhatian dari masyarakat internasional, baik pujian ataupun kritikan.


Akademisi, arkeolog, geolog dan sejarawan dari seluruh Italia berkumpul di Rome's Accademia dei Lincei untuk meneliti teori tersebut lebih mendalam dan mendiskusikan kemungkinan penelitian lanjutan di masa depan.
Pulau ini pertama kali disinggung oleh filsuf Yunani Plato dalam bukunya Timaeus dan Critias (360 SM) yang mengatakan bahwa sebuah pulau dengan peradaban maju dihancurkan oleh sebuah bencana. Para ilmuwan menduga bahwa bencana yang dimaksud adalah Tsunami.
Teori tradisional menyebut bahwa Atlantis terletak di satu tempat di wilayah Atlantik karena Plato mengatakan bahwa pulau itu terletak di seberang Pilar Herkules. Frau percaya pilar Herkules terletak di Sisilia. Frau mendapat kesimpulan ini setelah melihat dua peta kuno Mediterania zaman perunggu. Satu peta menunjukkan Tunisia dan Sisilia hampir bersentuhan, peta yang lain yang menunjukkan Selat Gibraltar, dan keduanya menunjukkan kemiripan.
Frau berpikir bahwa Erathosthenes memindahkan pilar itu karena 120 tahun antara era Plato dan eranya, dunia Yunani berubah secara dramatis dan selat antara Sisilia dan Afrika sudah bukan merupakan bagian kerajaan Yunani. Lebih Lanjut, pergeseran geologis dan naiknya permukaan air laut memperlebar jarak antara Tunisia dan Sisilia yang akhirnya menjadi penyebab kesalahan Erathosthenes.
Jika Pilar Herkules terletak di Sisilia, maka Sardinia adalah lokasi pasti Atlantis. Frau menemukan juga bahwa peradaban Nuragic - berasal dari kata Nuraghes (menara batu) yang dibangun di pulau itu - berkembang dengan pesat di Shardana (sardinia) antara 1.400 - 1.200 SM. Bencana yang menghancurkan kebudayaan Nuragic dan penduduknya diperkirakan terjadi sekitar 1.178 - 1.175 SM.

Kebanyakan dari lokasi yang diajukan mengenai keberadaan Atlantis adalah dekat laut Mediterania seperti pulau Sardinia, Kreta, Santorini, Sisilia, Siprus dan Malta. Sedangkan daratan lain yang dicurigai sebagai Atlantis adalah Troy, Tartessos, Tantalus, Turki, Sinai dan Kanaan. Di wilayah sekitar laut hitam juga dicurigai sebagai lokasi Atlantis, diantaranya Bosphorus dan Ancomah. Pada tahun 2003, sebuah teori baru diajukan bahwa laut Azov kemungkinan adalah tempat asal Atlantis.

Teori-teori lainnya juga menyebut tempat seperti Andalusia, pulau Canary, Kuba, Bahamas, segitiga Bermuda, Indonesia, Malaysia, pulau "Kumari Kandam" di India dan struktur piramida Yonagani Jepang.
Baca Selengkapnya...

Atlantis

Peta Atlantis menurut Athanasius Kircher. Pada peta tersebut, Atlantis terletak di tengah Samudra Atlantik.Atlantis, Atalantis, atau Atlantika (Yunani: Ἀτλαντὶς νῆσος, “pulau Atlas”) adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias.
Dalam catatannya, Plato menulis bahwa Atlantis terbentang “di sepanjang pilar Herkules”. Atlantis merupakan kekuatan angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau kira-kira sekitar tahun 9500 SM. Setelah usaha menyerang Yunani yang gagal, Atlantis tenggelam ke dalam samudra “hanya dalam satu hari satu malam”.


Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan sarjana, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa sarjana mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.
Kemungkinan keberadaan Atlantis banyak didiskusikan selama era klasik, tetapi biasanya ditolak dan terkadang diparodikan. Kisah Atlantis kurang diketahui selam Abad Pertengahan, namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis ditemukan kembali. Deskripsi Plato menginspirasikan karya-karya penulis zaman Renaissance, seperti “New Atlantis” karya Francis Bacon. Atlantis juka mempengaruhi literatur modern, dari sains fiksi sampai buku komik dan film. Namanya telah menjadi pemeo untuk yang mana pun dan semua peradaban prasejarah tetapi maju (dan hilang).
Catatan Plato
Plato dan Aristoteles.Dua dialog Plato, Timaeus dan Critias, ditulis pada tahun 360 SM, yang berisi referensi pertama Atlantis. Plato tidak pernah menyelesaikan Critias karena alasan yang tidak diketahui; namun, sarjana yang bernama Benjamin Jowett diantara lainnya menyatakan bahwa Plato awalnya merencanakan untuk membuat catatan ketiga yang berjudul Hermocrates. John V. Luce mengasumsikan bahwa Plato — setelah mendeskripsikan asal usul dunia dan manusia dalam Timaeus, dan juga komunitas sempurna Athena kuna dan keberhasilannya dalam mempertahankan diri dari serangan Atlantis dalam Critias — akan telah membuat strategi peradaban Helenik selama konflik mereka dengan bangsa barbar subyek diskusi dalam Hermocrates.
Empat tokoh yang muncul dalam kedua catatan tersebut adalah politikus Critias dan Hermocrates dan juga filsuf Socrates dan Timaeus, meskipun hanya Critias yang berbicara mengenai Atlantis. Meskipun semua tokoh tersebut merupakan tokoh bersejarah (hanya tiga tokoh pertama yang dibawa), catatan tersebut mungkin merupakan karya fiksi Plato. Dalam karya tertulisnya, Plato menggunakan dialog Socrates untuk mendiskusikan posisi berlawanan dalam konteks perkiraan.
Baca Selengkapnya...

Benarkah Indonesia adalah Atlantis yang hilang?

Atlantis, kita banyak mendengar tentang kota ini, yang konon memiliki peradaban yang sangat tinggi, tapi kemudian hilang karena ditelan bencana besar.
Legenda yang berkisah tentang “Atlantis”, pertama kali ditemui dalam karangan filsafat Yunani kuno: Dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM) yakni: buku Critias dan Timaeus.
Beberapa hipotesis merupakan hipotesis arkeologi atau ilmiah, sementara lainnya berdasarkan fisika atau lainnya. Banyak tempat usulan yang memiliki kemiripan karakteristik dengan kisah Atlantis (air, bencana besar, periode waktu yang relevan), tetapi tidak ada yang berhasil dibuktikan sebagai kisah sejarah Atlantis yang sesungguhnya.
Kebanyakan lokasi yang diusulkan berada atau di sekitar Laut Tengah atau disekitar Laut Hitam. Beberapa hipotesis yang lain menyatakan Atlantis berada pada pulau yang telah tenggelam di Eropa Utara,atau di Laut Utara. Beberapa telah mengusulkan Al-Andalus atau Irlandia sebagai lokasi. Kepulauan Canary juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, sebelah barat selat Gibraltar tetapi dekat dengan Laut Tengah. Berbagai kepulauan di Atlantik juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, terutama Kepulauan Azores. Pulau Spartel yang telah tenggelam di selat Gibraltar juga telah diusulkan.


Hingga pada akhir th 2005, Prof. Arysio Santos yang menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis the Lost Continents Finally Found”.
Didalam buku tersebut, secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia. Beliau menunjukkan perbandingan yang menunjukkan Indonesia adalah lokasi Atlantis yang hilang dibandingkan lokasi-lokasi perkiraan sebelumnya.
Dalam buku ini beliau membandingkan berdasarkan : Sistem irigasi, Keberadaan mammoth/gajah, Ukuran benua, Iklim Tropis, Keberadaan Kelapa dan Nanas, Konstruksi Megalitikum, Kekayaan tambang dan lain-lain (http://atlan.org/articles/checklist)
Ilmu yang digunakan Santos dalam menelusur lokasi Atlantis ini adalah ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik, Ethnologi, dan Comparative Mythology.
Plato bercerita bahwa Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas, batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi, memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater, musik, dan olahraga.
Warga Atlantis yang semula merupakan orang-orang terhormat dan kaya, kemudian berubah menjadi ambisius. Para dewa kemudian menghukum mereka dengan mendatangkan banjir, letusan gunung berapi, dan gempa bumi yang sedemikian dahsyatnya sehingga menenggelamkan seluruh benua itu. Kisah-kisah sejenis atau mirip kisah Atlantis ini yang berakhir dengan bencana banjir dan gempa bumi, ternyata juga ditemui dalam kisah-kisah sakral tradisional di berbagai bagian dunia, yang diceritakan dalam bahasa setempat.
Menurut Santos, ukuran waktu yang diberikan Plato 11.600 tahun SM, secara tepat bersamaan dengan berakhirnya Zaman Es Pleistocene, yang juga menimbulkan bencana banjir dan gempa yang sangat hebat. Bencana ini menyebabkan punahnya 70% dari species mamalia yang hidup saat itu, termasuk kemungkinan juga dua species manusia : Neandertal dan Cro-Magnon.
Sebelum terjadinya bencana banjir itu, pulau Sumatera, pulau Jawa, Kalimantan dan Nusa Tenggara masih menyatu dengan semenanjung Malaysia dan benua Asia .


Gambar 1 : Atlantis
Sulawesi, Maluku dan Irian masih menyatu dengan benua Australia dan terpisah dengan Sumatera dan lain-lain itu. Kedua kelompok pulau ini dipisahkan oleh sebuah selat yang mengikuti garis ‘Wallace’.
Posisi Indonesia terletak pada 3 lempeng tektonis yang saling menekan, yang menimbulkan sederetan gunung berapi mulai dari Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan terus ke Utara sampai ke Filipina yang merupakan bagian dari ‘Ring of Fire’. Hingga terjadinya letusan gunung berapi secara berurutan, yang menyebabkan melelehnya lapisan es dan menimbulkan gempa dan tsunami yang menenggelamkan dataran rendah.
Benarkah hypothesis itu?? Dengan kecanggihan teknologi saat ini, yang memungkinkan pencarian di kedalaman laut, kebenaran seluruh hypothesis yang pernah ada tentang Atlantis mungkin akan segera terungkap..
Bagaimana menurut anda? Benarkah bangsa Indonesia adalah keturunan bangsa Atlantis yang terselamatkan??
Baca Selengkapnya...

Sejarah Awal Mula Pulau Atlantis

Benarkah Indonesia merupakan bagian dari pulau legendaris yang terkenal yaitu atlantis. Sebelum kita membahas kenapa Indonesia merupakan bagian dari Pulau Atlantis yang hilang. Kita harus tahu awal dari Atlantis itu sendiri atau Sejarah Awal Mula Pulau Atlantis.


Atlantis atau yang biasa disebut Atlantika merupakan suatu pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku dua bukunya yaitu Timaeus dan Critias.

Berdasarkan catatan dari plato Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules", dan mempunyai angkatan laut yang berhasil menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam".
Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan ahli, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa ahli mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.(source:id.wikipedia.org)

Di era klasik pulau atlantis yang hilang ini sering dibicarakan, tetapi sebagian dari mereka tidak mempercayainya dan terkadang menjadikannya bahan lelucon. Kisah Atlantis kurang diketahui pada Abad Pertengahan, namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis ditemukan kembali. Dan sekarang sedang ramai dibicarakan bahwa Indonesia merupakan bagian dari pulau atau kota atlantis yang hilang.
Jadi, Apakah benar atlantis itu ada ???
Atau hanya sebuah fiksi ???, bagaimana pendapatmu ?
Baca Selengkapnya...

Powered by Blogger